Pengolah Limbah Cair Efektif

Pengolah limbah cair efektif Aquar Anaerob, kurangi bau, COD, BOD, dan lumpur tanpa aerasi untuk IPAL dan WWTP. Pengolahan limbah cair merupakan tantangan utama dalam sistem sanitasi dan industri. Banyak instalasi pengolahan air limbah (IPAL) mengalami kendala seperti bau menyengat, lumpur berlebih, dan biaya operasional tinggi. Namun, solusi berbasis bioteknologi seperti Aquar Anaerob hadir sebagai jawaban atas kebutuhan efisiensi dan efektivitas dalam pengolahan limbah cair.

Pengolah Limbah Cair Efektif

 

Pengertian Aquar Anaerob

Aquar Anaerob adalah formulasi cair berbasis mikroorganisme anaerob yang dirancang untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik dalam limbah cair. Produk ini bekerja tanpa memerlukan oksigen, sehingga cocok digunakan pada sistem IPAL anaerobik, septic tank, dan kolam stabilisasi.

Dengan kandungan mikroba aktif yang terpilih, Aquar Anaerob mampu mengurai senyawa organik kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana, mengurangi bau, mempercepat penurunan COD dan BOD, serta menstabilkan proses biologis dalam sistem pengolahan.

Manfaat Aquar Anaerob
  • Mengurangi Bau Menyengat Mikroorganisme dalam Aquar Anaerob menghambat pembentukan gas-gas berbau seperti H₂S dan amonia.

  • Mempercepat Penurunan COD dan BOD Proses dekomposisi organik berlangsung lebih cepat, sehingga kualitas air hasil olahan meningkat.

  • Mengurangi Produksi Lumpur Efisiensi penguraian bahan organik menghasilkan residu lumpur yang lebih sedikit.

  • Menstabilkan Proses IPAL Cocok untuk sistem anaerobik yang sering mengalami fluktuasi beban organik.

  • Menghemat Biaya Operasional Mengurangi kebutuhan aerasi, pengadukan, dan penambahan bahan kimia.

Kegunaan Aquar Anaerob

Aquar Anaerob digunakan sebagai booster biologis dalam sistem pengolahan limbah cair yang bersifat anaerob. Produk ini dapat diaplikasikan pada:

  • Septic Tank Rumah Tangga dan Komunal Mengurangi frekuensi penyedotan dan mempercepat proses penguraian.

  • IPAL Industri dan Komersial Cocok untuk sektor makanan, minuman, tekstil, dan peternakan.

  • Kolam Stabilisasi dan Anaerobic Lagoon Menstabilkan proses biologis dan mempercepat waktu tinggal limbah.

  • WWTP (Wastewater Treatment Plant) Sebagai pendukung proses primer dan sekunder dalam sistem pengolahan limbah cair.

Cara Kerja Aquar Anaerob

Aquar Anaerob bekerja dengan cara memperkenalkan mikroorganisme anaerob aktif ke dalam sistem pengolahan limbah. Mikroba ini langsung beradaptasi dengan lingkungan limbah dan mulai mengurai senyawa organik seperti protein, lemak, dan karbohidrat.

Proses ini menghasilkan senyawa sederhana seperti asam organik, metana, dan karbon dioksida, yang kemudian dapat diolah lebih lanjut atau dibuang dengan aman. Karena tidak memerlukan oksigen, Aquar Anaerob sangat cocok untuk sistem tertutup atau minim aerasi.

Pengolahan Limbah Cair Efektif

Info kontak konsultan aquar bakteri 0813-3535-329
 

Perbandingan Aquar Anaerob dengan Produk Sejenis
ParameterAquar AnaerobProduk Konvensional
Jenis MikrobaAnaerob aktifCampuran aerob/anaerob
Kebutuhan OksigenTidak perluPerlu aerasi
Efisiensi COD/BODTinggiSedang
Produksi LumpurRendahTinggi
Efek BauMengurangiTidak signifikan
Biaya OperasionalLebih hematLebih tinggi
Waktu AdaptasiCepatLambat
Aplikasi SistemAnaerobikAerobik atau campuran

Aquar Anaerob unggul dalam sistem yang tidak memiliki aerasi atau yang ingin mengurangi konsumsi energi. Produk ini juga lebih stabil dalam menghadapi fluktuasi beban organik dibandingkan produk konvensional yang bergantung pada oksigen.

Studi Kasus Penggunaan Aquar Anaerob

1. IPAL Komunal di Perumahan

Sebuah perumahan di Bogor menggunakan Aquar Anaerob untuk septic tank komunal. Hasilnya, frekuensi penyedotan berkurang dari 3 bulan sekali menjadi 9 bulan sekali. Bau berkurang drastis dan kualitas air keluar meningkat.

2. Industri Pengolahan Makanan

Sebuah pabrik pengolahan makanan di Jawa Timur mengaplikasikan Aquar Anaerob pada anaerobic lagoon. COD turun dari 1200 mg/L menjadi 350 mg/L dalam waktu 10 hari, tanpa penambahan aerasi.

3. Peternakan Ayam

Peternakan ayam di Cirebon menggunakan Aquar Anaerob untuk mengolah limbah kotoran dan air cucian kandang. Bau berkurang, dan lumpur yang dihasilkan lebih sedikit, memudahkan proses pengeringan dan pembuangan.

Cara Aplikasi Aquar Anaerob
  • Dosis Awal 1 liter per 1–2 m³ limbah cair, tergantung tingkat pencemaran.

  • Dosis Pemeliharaan 500 ml per m³ setiap 1–2 minggu.

  • Cara Pemberian Tuangkan langsung ke dalam sistem IPAL, septic tank, atau kolam stabilisasi. Tidak perlu dicampur bahan kimia lain.

  • Waktu Efektif Mikroba aktif mulai bekerja dalam 1–2 jam setelah aplikasi, dengan hasil terlihat dalam 3–7 hari.

Tips Optimalisasi Penggunaan
  • Hindari penggunaan bahan kimia disinfektan berlebihan yang dapat membunuh mikroba.

  • Pastikan sistem tertutup atau minim aerasi untuk hasil maksimal.

  • Lakukan pemantauan COD/BOD secara berkala untuk evaluasi efektivitas.

  • Simpan produk di tempat sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Mengolah Limbah Cair Secara Efektif

 

Kesimpulan

Aquar Anaerob adalah solusi pengolah limbah cair efektif yang menggabungkan teknologi mikroba anaerob dengan efisiensi operasional tinggi. Produk ini mampu mengurangi bau, mempercepat penurunan COD dan BOD, serta menstabilkan sistem IPAL tanpa memerlukan aerasi atau bahan kimia tambahan.

Dengan aplikasi yang mudah, biaya yang hemat, dan hasil yang terbukti, Aquar Anaerob menjadi pilihan ideal untuk rumah tangga, industri, dan instalasi pengolahan limbah cair skala besar. Penggunaan produk ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendukung efisiensi dan keberlanjutan sistem sanitasi modern. Baca Juga: Solusi Aquarium Cepat Kotor

❱❱ Konsultasikan Keperluan Anda Terkait Produk Aquar Sekarang juga!

Butuh informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pemesanan?

Info kontak konsultan aquar bakteri 0813-3535-329

Pergudangan LMC, Jl. Raya Cikaret No.91, Pabuaran, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16916, Indonesia.